Rabu, Juli 24, 2024
BerandaPemerintahanKAKI Siap Perangi Korupsi Dari Bangkalan untuk Indonesia

KAKI Siap Perangi Korupsi Dari Bangkalan untuk Indonesia

BANGKALAN-Berawal dari keprihatinan persoalan korupsi yang dialami bangsa ini, terbesit untuk mendirikan dan membesarkan DPD Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Kabupaten Bangkalan.

Tentu dengan visi misi yang mengedepan anti korupsi. Benarkah?

“Langkah kedepanya bagaimana KAKI Bangkalan dalam memerangi korupsi. Sejauh ini banyak LSM tidak konsisten dengan tujuan misi dan visi dalam memberantas korupsi, maka KAKI berkiprah di Bangkalan, demi tercapai cita-cita Bangsa,” kata Moh Hosen, ketua DPD KAKI Bangkalan. Sabtu (17/10/2020).

Menurut dia, organisasi kemasyarakatan perlu mendorong pemerintah daerah setempat untuk melakukan keterbukaan informasi terkait informasi yang dibutuhkan oleh publik karena keterbukaan dan transparansi sangat penting.

“Keterbukaan itu sangat penting karena kekuasaan yang absolut itu cenderung korup dan rakyat adalah kunci demokrasi, sehingga dengan adanya keterbukaan maka dapat dibuka akses informasi seluas-luasnya dengan melibatkan partisipasi rakyat,” katanya.

Dikatakan KAKI jika pengurus menemukan penyelewengan korupsi diberbagai instansi pemerintah, maka segera melaporkan ke KAKI Bangkalan.

“Karena kita bersinergi dengan penegak hukum seperti Kepolisian, Kejaksaan dan KPK,” terangnya.

Lebih lanjut KAKI mengatakan dirinya berharap supaya KPK itu makin kuat, bukan diperlemah oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. KPK dan BPK tetap berkomitmen dengan KAKI Bangkalan.

Kedepannya tambah Hosen, tetap berkoordinasi dengan KPK, Kejaksaan dan Kepolisian. Apapun
ceritanya KAKI bertujuan memperkuat KPK karena memang mencintai NKRI.

“Artinya bagaimana mencintai NKRI, tentu semuanya harus anti korupsi. Negara sekarang ini, katanya, sudah akut dengan para koruptor. Para koruptor itu tidak boleh lagi merajalela dinegara ini,” imbuhnya.

Korupsi itu, menurut Hosen sesungguhnya merusak sendi-sendi, moral, pembangunan, bidang kesehatan, bidang perekonomian. Makanya, KAKI tidak akan pernah membiarkan korupsi hingga mengakar keberbagai lini.

“Ketika koruptor merajalela, maka cepat atau lambat negara ini akan hancur. Koruptor itu adalah penghianat Pancasila. Saya harapkan kepada pengurus supaya benar- benar memberantas korupsi,” tegasnya.

Dikatakan Hosen untuk kedepanya, langkah panjangnya LSM KAKI ini mempunyai program pemberantasan korupsi. Khususnya di wilayah Bangkalan dan Indonesia.

“Saat ini KAKI sudah membuat programnya agar dapat meminimalisir korupsi di Bangkalan,” katanya.

Menurut Hosen kehadiran LSM KAKI, sudah dibentuk di tingkat DPP, DPW dan DPD. “Saya berharap KAKI di seluruh nusantara tetap akan berjaya mengawal tindak pidana korupsi Berdasarkan PP No 71 Ta 2000 Pasal 41 ayat (5) Pasal 42 ayat (5),” tandasnya.

Disklaimer

Dasar Hukum Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik menegaskan sebagaimana dalam Pasal 28 F Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyebutkan bahwa setiap Orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh Informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, dan menyimpan Informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments